Keputusan Masa Depan Barcola di PSG Ditunda
Luis Enrique belum mau memastikan masa depan Barcola di PSG. Pelatih Paris Saint-Germain itu menegaskan bahwa keputusan soal pemain sayap asal Prancis tersebut baru akan diambil setelah timnya menjalani laga Piala Super melawan Aston Villa pada Rabu. Ia enggan menanggapi spekulasi transfer yang belakangan menghiasi bursa musim panas.

Barcola menjadi salah satu nama terpanas di bursa transfer musim panas ini. Liverpool disebut sebagai kandidat terdepan untuk mendapatkan tanda tangannya, sementara Arsenal juga dilaporkan tertarik memboyong pemain berusia 23 tahun tersebut. Klub juara Eropa itu membanderolnya dengan harga €170 juta (£145 juta), angka yang sejauh ini belum mau disamai Liverpool.
Menjelang duel melawan Aston Villa di Red Bull Arena, Luis Enrique tetap memasukkan Barcola ke dalam skuad 24 pemain untuk Piala Super. Ibrahim Mbaye, pemain muda yang juga dikabarkan diincar Liverpool, turut masuk dalam daftar tersebut. Artinya, kedua pemain itu masih diandalkan PSG di laga penting ini.
Saat ditanya soal masa depan Barcola, Luis Enrique justru mengalihkan fokus ke kesiapan tim secara keseluruhan. “Kami akan berlatih pada Selasa. Kami mencoba menganalisis semua hal yang penting bagi tim, dan kemudian kami akan membuat keputusan,” ujarnya kepada wartawan. “Kalian akan melihat komposisi tim pada Rabu.”
“Soal Barcola, saya tidak tahu dan saya tidak ingin membicarakan pemain secara individu, karena selalu berbahaya jika Anda menanyakan hal positif atau negatif tentang seorang pemain. Saya tetap fokus pada tim saya,” tambah Luis Enrique. Sikap ini menunjukkan bahwa pelatih asal Spanyol itu tidak ingin spekulasi mengganggu konsentrasi timnya. Keputusan final soal masa depan Barcola di PSG pun ditunda hingga setelah laga.
Performa Barcola Musim Lalu Jadi Daya Tarik Utama
Ketertarikan Liverpool dan Arsenal terhadap Barcola bukanlah hal yang mengejutkan. Pemain internasional Prancis itu tampil impresif dan menjadi salah satu motor serangan PSG pada musim 2025-26. Berikut catatan produktivitasnya:
- Mencetak 13 gol dalam 49 penampilan di semua kompetisi (tidak termasuk Piala Dunia Antarklub), menjadikannya pencetak gol terbanyak ketiga di skuad PSG.
- Menempati peringkat ketiga untuk percobaan dribel dengan 156 kali.
- Peringkat ketiga tim untuk carry yang berujung gol dengan lima kali.
Kombinasi ketajaman, kreativitas, dan kemampuan membawa bola inilah yang membuat Barcola begitu diminati klub-klub besar Eropa. Sebagai pemain sayap, ia tidak hanya diandalkan mencetak gol, tetapi juga menciptakan peluang bagi rekan setimnya. Tak heran jika PSG memasang harga selangit untuk pemain yang masih berada di usia emas kariernya.
Liverpool dan Arsenal Berebut Tanda Tangan Barcola
Liverpool saat ini memimpin perburuan tanda tangan Barcola. Namun, banderol yang dipasang PSG membuat The Reds mengambil sikap hati-hati. Klub asal Merseyside itu dilaporkan belum bersedia menyamai nilai €170 juta yang diminta juara bertahan Liga Champions tersebut.
Di sisi lain, Arsenal disebut-sebut ikut dalam persaingan. Ketertarikan The Gunners membuat persaingan mendapatkan pemain incaran itu semakin panas. Meski begitu, belum ada kejelasan apakah akan ada tawaran yang sesuai dengan permintaan PSG.
Dengan nilai jual setinggi itu, jelas PSG tidak ingin melepas Barcola dengan mudah. Apalagi pemain berusia 23 tahun itu masih masuk dalam skuad utama untuk laga penting seperti Piala Super. Situasi ini membuat klub peminat harus berpikir dua kali sebelum mengajukan tawaran.
PSG Incar Sejarah Pertahanan Gelar Piala Super
Duel melawan Aston Villa bukan laga biasa bagi PSG. Jika menang, mereka akan menjadi tim keempat dalam sejarah yang sukses mempertahankan Piala Super Eropa/UEFA. Tiga tim sebelumnya yang berhasil melakukannya adalah:
- Ajax pada 1973 dan 1974.
- Milan pada 1989 dan 1990.
- Real Madrid pada 2016 dan 2017.
Ini merupakan pertemuan ketiga antara PSG dan Aston Villa setelah kedua tim bersua di perempat final Liga Champions 2024-25. Saat itu, PSG menang 3-1 di kandang dan kalah 2-3 di laga tandang, tetapi tetap lolos dengan agregat 5-4. Namun, Luis Enrique tidak berekspektasi laga kali ini akan berjalan sama dramatisnya.
Selain Barcola, Luis Enrique juga membawa rekrutan anyar Maghnes Akliouche yang didatangkan dengan biaya €50 juta. Lucas Digne juga masuk skuad dan berpeluang menghadapi mantan timnya setelah resmi kembali ke PSG pada akhir pekan lalu. Kehadiran wajah-wajah baru ini diharapkan memperkuat skuad PSG di musim ini.
Persiapan Terpotong Jadwal Padat Piala Dunia
Persiapan PSG menuju laga Piala Super jauh dari ideal. Sebanyak 15 pemain mereka baru kembali dari Piala Dunia yang berakhir lebih dari tiga pekan lalu. Fabian Ruiz menjadi salah satunya setelah membawa Spanyol juara, sementara lima pemain lain memperkuat Prancis yang melaju hingga semifinal.
Luis Enrique secara terbuka mengakui sulitnya mengelola situasi ini. “Kami senang berada di sini karena itu berarti kami melakukan pekerjaan dengan baik musim lalu, tetapi dari segi persiapan, ini sangat sulit untuk dikelola,” jelasnya. “Para pemain internasional baru saja kembali; pemain Prancis, Spanyol, dan Maroko kembali pada Senin, sementara pemain Brasil dan Portugal pada tanggal 3, sekitar satu minggu lalu.”
“Ini adalah situasi yang diciptakan oleh jadwal. Untuk pertandingan level tinggi besok, akan sulit melihat permainan terbaik terjadi. Sebagian pemain kami hampir tidak berlatih, tetapi mereka yang sudah berlatih akan bermain besok. Dari segi persiapan, seharusnya tidak begini,” tegas Luis Enrique. Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi PSG di awal musim.
Masa depan Barcola di PSG kini menggantung dan diperkirakan baru menemui kejelasan setelah laga Piala Super berakhir. Luis Enrique memilih menunda pembahasan demi menjaga fokus tim, sementara Liverpool dan Arsenal masih menunggu peluang. Dengan banderol €170 juta, keputusan akhir tetap berada di tangan sang juara Eropa.
Di sisi lain, PSG tetap menatap laga melawan Aston Villa dengan target jelas: membawa pulang trofi dan mengawali musim dengan hasil positif. Apa pun keputusan soal Barcola nantinya, laga ini akan menjadi ujian pertama karakter tim asuhan Luis Enrique. Satu hal yang pasti, bursa transfer musim panas ini masih menyimpan drama yang menarik untuk diikuti.