Penampilan Epik Bellingham di Piala Dunia 2026
Wayne Rooney memberikan pujian setinggi langit kepada Jude Bellingham setelah gelandang Real Madrid itu menjadi pahlawan kemenangan Inggris atas Meksiko di Piala Dunia 2026. Mantan striker timnas Inggris itu bahkan membandingkan penampilan Bellingham dengan dua legenda sepak bola, Steven Gerrard dan Roy Keane.
Dalam laga sengit di Azteca, Bellingham mencetak dua gol hanya dalam waktu 98 detik. Gol-gol tersebut membantu Inggris menang 3-2 meski harus bermain dengan 10 pemain. Kemenangan sulit ini membawa tim asuhan Thomas Tuchel lolos ke perempat final melawan Norwegia.
Ketika Bellingham Dibandingkan dengan Gerrard dan Keane
Dalam podcast BBC-nya, Rooney mengungkapkan bahwa ia sudah lama menunggu momen di mana Bellingham tampil sebagai “penyelamat” tim. Menurutnya, pertandingan melawan Meksiko adalah momen yang tepat bagi Bellingham untuk menunjukkan naluri seorang pemimpin.
“Saya selalu bilang Jude Bellingham akan punya satu pertandingan di mana kami benar-benar membutuhkannya untuk menarik tim melewati masa sulit,” ujar Rooney. “Lihatlah Steven Gerrard saat final Liga Champions 2005 melawan AC Milan. Atau Roy Keane saat melawan Juventus bersama Manchester United. Mereka berdua menarik tim mereka melewati pertandingan-pertandingan besar itu.”
Rooney menambahkan bahwa yang membuat penampilan Bellingham spesial bukan hanya dua golnya, melainkan juga timing gol, semangat juang, dan kerja kerasnya sepanjang laga. “Saya merasa itulah yang dilakukan Bellingham malam itu,” katanya.
Performa Gerrard dan Keane yang Diingat Rooney
Gerrard mencetak gol pertama saat Liverpool bangkit dari ketertinggalan 3-0 di babak pertama untuk mengalahkan AC Milan lewat adu penalti di Istanbul pada 2005. Sementara Keane juga mencetak gol melawan Juventus saat Manchester United membalikkan defisit agregat 3-1, meskipun ia tahu bahwa kartu kuning yang diterimanya membuatnya absen di final tahun itu.
Rooney menilai bahwa semangat dan determinasi yang ditunjukkan Bellingham dalam laga melawan Meksiko sangat mirip dengan dua momen epik tersebut. Ia pun memberikan nilai sempurna 10 dari 10 untuk penampilan gelandang berusia 23 tahun itu.
Tackle Penyelamat dan Pujian dari Rooney
Selain dua golnya, Bellingham juga melakukan last-ditch tackle yang brilian untuk menghalau bek Meksiko, Cesar Montes, yang nyaris menyamakan kedudukan menjadi 2-2 menjelang turun minum. Momen ini dinilai Rooney sebagai bukti lain bahwa Bellingham tidak hanya bermain untuk dirinya sendiri.
“Kadang-kadang secara defensif posisinya tidak selalu tepat, tapi keinginannya untuk kembali dan melakukan tekel di menit-menit akhir, serta membantu rekan setim yang mungkin tidak tampil maksimal, itu luar biasa,” kata mantan pemain Manchester United itu.
Rooney juga menegaskan bahwa ia memberikan nilai 10 bukan tanpa alasan. “Ketika Anda diminta memberi nilai dari 1 sampai 10, Anda pasti berpikir, apa lagi yang bisa dia lakukan untuk naikkan nilai itu? Saya rasa laga ini adalah pertandingan yang tepat untuk memberinya 10 dari 10.”
Kesimpulan: Bellingham Makin Matang di Panggung Terbesar
Perbandingan dengan Gerrard dan Keane bukanlah hal yang bisa diberikan kepada pemain sembarangan. Namun, penampilan Bellingham di Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa ia memang layak disebut sebagai salah satu gelandang terbaik dunia saat ini. Jika ia terus tampil konsisten, bukan tidak mungkin ia akan menorehkan warisan yang setara dengan dua legenda yang disebut Rooney tersebut.
Inggris sendiri masih berjuang untuk meraih trofi Piala Dunia pertama sejak 1966, dan dengan performa seperti ini, Bellingham bisa menjadi kunci utama di sisa turnamen.
