Kabar besar datang dari persepakbolaan Jerman. Jürgen Klopp dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) untuk menjadi pelatih kepala timnas Jerman yang baru. Pelatih berusia 59 tahun itu disebut-sebut akan menandatangani kontrak hingga tahun 2030, menggantikan Julian Nagelsmann yang mundur setelah Piala Dunia 2026.
Negosiasi Intensif dan Langkah Selanjutnya
Menurut pernyataan resmi DFB, negosiasi pertama yang mendalam antara presiden DFB Bernd Neuendorf, wakil presiden Hans-Joachim Watzke, dan Jürgen Klopp telah berlangsung di New York. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berhasil menyepakati poin-poin utama dari kontrak potensial. Pembicaraan akan dilanjutkan pada pekan depan.

“Kedua belah pihak yakin bahwa negosiasi – dengan syarat adanya kesepakatan dengan pemberi kerja Klopp saat ini, Red Bull – pada akhirnya dapat diselesaikan dengan sukses,” bunyi pernyataan DFB. Setiap kontrak yang mungkin harus difinalisasi dalam rapat gabungan dewan pengawas dan rapat pemegang saham DFB GmbH & Co. KG.
Kronologi Mundurnya Julian Nagelsmann
Sebelum kabar Klopp ini mencuat, Julian Nagelsmann memutuskan untuk mundur dari kursi pelatih timnas Jerman. Keputusan itu diambil tak lama setelah kekalahan Jerman di babak 32 besar Piala Dunia 2026 dari Paraguay melalui adu penalti. Padahal, sebelumnya Jerman tampil dominan dengan memuncaki grup mereka, meski kalah dari Ekuador di laga ketiga.
Usai tersingkir, Nagelsmann sempat menyatakan ingin melanjutkan pekerjaannya. “Saya bukan tipe orang yang lari,” ujarnya. Namun, pada 3 Juli lalu, DFB mengonfirmasi bahwa mantan pelatih Bayern Munich itu akan mengundurkan diri dengan efek segera. Kontrak Nagelsmann yang seharusnya berlaku hingga Piala Eropa 2028 pun diputus lebih awal.
Perjalanan Karier Jürgen Klopp Usai Liverpool
Sejak meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2023-2024, Jürgen Klopp belum pernah menangani tim mana pun. Di Liverpool, ia berhasil membawa The Reds meraih gelar Premier League dan Liga Champions. Setelah itu, ia menerima posisi sebagai kepala sepak bola global di Red Bull dan juga menjadi komentator untuk televisi Jerman selama Piala Dunia 2026.
Klopp sebelumnya menciptakan kontroversi ketika ia menyebut bahwa Deniz Undav harus menjadi starter menggantikan Jamal Musiala. Pernyataan itu dikritik oleh banyak pihak, termasuk legenda Jerman Lothar Matthäus. Klopp kemudian berkomentar, “Julian Nagelsmann masih yang memilih tim – untuk sekarang.”
Komentar ‘For Now’ yang Memicu Polemik
Ucapan “untuk sekarang” itu langsung menuai reaksi keras. Mantan pemain seperti Andreas Möller dan Stefan Effenberg mengecam komentar tersebut. Klopp pun meminta maaf dan mengaku merasa “ingin meninju wajahnya sendiri” karena telah berbicara sembarangan.
“Tapi itu sudah terlambat, dan saya sedang di TV. Kata-kata itu begitu saja terucap dan sama sekali tidak berarti. Yang saya tahu sekarang adalah bahwa saya akan berusia 59 tahun lusa dan saya masih seorang idiot. Kami sepenuhnya di pihak Anda. Tidak ada yang akan dilakukan untuk mengganggu proses ini,” ujar Klopp memohon pengertian.
Apa Artinya bagi Timnas Jerman?
Jika kesepakatan ini terealisasi, kehadiran Jürgen Klopp tentu akan menjadi angin segar bagi timnas Jerman. Rekam jejaknya sebagai pelatih papan atas, kemampuannya membangun tim, serta karismanya diharapkan bisa mengembalikan kejayaan Der Panzer. Namun, negosiasi masih berlangsung dan harus mendapat lampu hijau dari Red Bull. Publik sepak bola Jerman pun menanti pengumuman resmi dalam waktu dekat.