Tottenham vs Getafe Imbang, Robertson: Uji Coba yang Berat

Hasil Tottenham vs Getafe dalam laga uji coba pramusim kelima berakhir imbang 1-1 di Hotspur Way Training Centre pada Sabtu kemarin. Spurs sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Alberto Risco, sebelum Conor Gallagher menyamakan kedudukan di menit ke-70. Laga yang dimainkan dengan durasi lebih pendek dari normal ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan Tottenham menuju musim baru.

Hasil ini tidak bisa dilepaskan dari kondisi persiapan yang tengah dijalani Spurs. Andy Robertson, mantan bek Liverpool yang kini berseragam Tottenham, menilai pertandingan melawan tim asal Spanyol itu adalah ujian yang tepat untuk mengukur kesiapan tim. Terlebih, pasukan Roberto De Zerbi baru saja kembali dari tur pramusim di Selandia Baru dan Australia sebelum menjalani laga ini.

Tottenham vs Getafe Imbang

Hasil Tottenham vs Getafe: Imbang 1-1 di Hotspur Way

Secara statistik, Spurs sebenarnya lebih dominan dan menciptakan lebih banyak peluang daripada Getafe. Tim tuan rumah mencatatkan expected goals (xG) sebesar 1,1, sedangkan tim tamu hanya 0,5. Dari seluruh peluang yang dihasilkan, lima di antaranya tergolong peluang emas atau big chances menurut definisi Opta, yaitu situasi yang seharusnya berbuah gol.

  • Skor akhir: Tottenham Hotspur 1-1 Getafe
  • Gol Tottenham: Conor Gallagher (menit 70)
  • Gol Getafe: Alberto Risco
  • xG: Tottenham 1,1 – Getafe 0,5
  • Peluang emas Tottenham: 5 peluang

Namun, keunggulan dalam hal peluang tidak otomatis berbanding lurus dengan hasil akhir. Spurs baru berhasil menyamakan kedudukan melalui Gallagher pada menit ke-70 setelah sebelumnya tertinggal. Ketajaman di depan gawang masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibereskan.

Usai Tur Panjang, Spurs Lawan Jet Lag

Salah satu faktor yang memengaruhi performa Tottenham adalah perjalanan panjang yang baru saja mereka selesaikan. Sebelum menjamu Getafe, skuad Spurs menjalani tur ke Selandia Baru dan Australia. Robertson mengakui kondisi tersebut membuat sebagian pemain kesulitan menemukan ritme terbaik.

“Jet lag seperti ini belum pernah saya rasakan sebelumnya,” kata Robertson kepada SPURSPLAY. “Kami berada 11 jam lebih cepat di Selandia Baru dan sembilan jam lebih cepat di Australia, jadi butuh beberapa hari untuk beradaptasi.” Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut jelas berdampak pada kesegaran fisik saat pertandingan dimulai.

Robertson: Kerja Keras di Balik Layar Tak Terlihat

Selain jet lag, Robertson juga menyoroti beban latihan yang sangat tinggi sepanjang pekan persiapan. Menurut pemain asal Skotlandia itu, banyak orang tidak menyadari kerasnya kerja tim di balik layar. Ia menyebut pekan ini bukan persiapan normal jelang pertandingan Sabtu, melainkan pekan dengan intensitas yang jauh lebih berat.

“Kami bekerja sangat keras pekan ini, mungkin bukan pekan normal untuk mempersiapkan pertandingan Sabtu,” ungkapnya. “Ini ujian yang bagus dan menambah menit bermain bagi kami semua. Kami akan mengambil sisi positifnya.” Robertson juga bercerita tentang hari-hari panjang yang dihabiskan di ruang rapat dan lapangan latihan.

Manajer terus menanamkan apa yang ia inginkan dari para pemain, baik dari sisi gaya bermain maupun instruksi taktik. Menurut Robertson, semua proses itu memang dibutuhkan dalam pramusim. “Saat pertandingan tiba, kamu mungkin merasa sedikit berat di kaki dan lelah secara mental, tapi kami harus melewatinya,” jelasnya.

Bekal Menghadapi Musim yang Berat

Robertson percaya laga melawan Getafe akan memberi manfaat besar bagi Tottenham dalam jangka panjang. Meski jalannya pertandingan tidak menarik dan penampilan tim jauh dari kata sempurna, ia menilai pengalaman ini tetap berharga. “Saya rasa ini bukan pertandingan yang paling cantik, tapi akan sangat membantu kami melangkah ke depan,” kata Robertson.

Tekanan akan semakin besar begitu Premier League bergulir, karena persaingan di papan atas diprediksi berjalan ketat. Kesiapan fisik dan mental sejak awal musim menjadi krusial bagi tim yang ingin bersaing di kompetisi domestik. Uji coba melawan tim sekelas Getafe setidaknya memberi gambaran nyata tentang sulitnya meraih hasil positif saat kondisi tim belum prima.

Dua Agenda Terakhir Sebelum Musim Baru

Spurs masih memiliki satu laga uji coba lagi sebelum kompetisi resmi dimulai. Pekan depan, mereka dijadwalkan menghadapi Hoffenheim dalam laga pamungkas pramusim. Setelah itu, perhatian langsung tertuju pada laga pembuka Premier League melawan Brentford di kandang lawan.

Dua laga tersebut akan menjadi tolak ukur terakhir untuk melihat sejauh mana perkembangan Tottenham. Dengan hasil imbang ini, Spurs diharapkan semakin matang, baik secara fisik maupun taktik. Robertson dan rekan-rekannya tampaknya sadar bahwa jalan menuju musim yang sukses dimulai dari persiapan yang solid sejak sekarang.

Hasil Tottenham vs Getafe mungkin bukan hasil yang ideal, tetapi nilai dari proses yang dijalani jauh lebih penting bagi Spurs. Robertson menegaskan bahwa momen-momen sulit seperti inilah yang menjadi fondasi menghadapi musim panjang. Kini, semua mata tertuju pada laga melawan Hoffenheim dan Brentford untuk melihat perkembangan sejati Tottenham.