Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Group L - England v Ghana - Boston Stadium, Foxborough, Massachusetts, U.S. - June 23, 2026 England's Reece James shakes hands with Ghana's Antoine Semenyo after the match REUTERS/Peter Cziborra

Cedera Pemain Inggris: Quansah dan James Absen Lawan DR Congo

Dua Bek Kanan Inggris Dipastikan Absen

Tim nasional Inggris harus menghadapi DR Congo di babak 32 besar Piala Dunia 2026 tanpa dua bek kanan andalan mereka. Jarell Quansah dan Reece James dipastikan absen karena cedera yang membuat mereka tidak bisa berlatih penuh menjelang pertandingan yang digelar di Atlanta pada Rabu pukul 17.00 BST. Laga ini akan disiarkan langsung oleh BBC One dan iPlayer, menambah tekanan bagi manajer Thomas Tuchel untuk meracik susunan pemain yang solid.

Cedera pemain Inggris di pos sayap kanan memang menjadi sorotan dalam turnamen ini. Quansah mengalami keseleo pergelangan kaki saat Inggris mengalahkan Panama 2-0 di laga terakhir grup, sementara James masih belum pulih dari cedera hamstring yang diderita saat imbang 0-0 melawan Ghana. Kondisi ini memaksa Tuchel mencari solusi alternatif agar pertahanan tetap kokoh.

Pilihan Pengganti di Sisi Kanan

Tanpa kedua pemain tersebut, Tuchel diperkirakan akan mempercayakan pos bek kanan kepada Djed Spence. Pemain Tottenham itu sebelumnya sudah tampil sebagai pemain pengganti saat menggantikan Quansah pada menit ke-63 melawan Panama. Spence juga sempat bermain sebagai bek kiri di pertandingan-pertandingan sebelumnya, menunjukkan fleksibilitasnya.

Opsi lain adalah memindahkan Ezri Konsa dari pos bek tengah ke sisi kanan. Pemain Aston Villa ini sudah pernah menjalani debut bersama Inggris sebagai bek kanan pada tahun 2024. Saat itu, pelatih Gareth Southgate memuji penampilannya dalam mengawal bintang Brasil Vinicius Jr. Tuchel sendiri mengakui Konsa adalah salah satu pemain paling tepercaya sejak ia menangani tim pada Januari 2025.

Quansah dan James

Kedalaman Skuad Diuji

Masalah cedera pemain Inggris di posisi sayap kanan sebenarnya sudah terlihat sejak awal turnamen. Bek Newcastle Tino Livramento mundur dari skuad karena masalah betis sebelum pertandingan pertama, dan Trevoh Chalobah dipanggil sebagai pengganti. Chalobah lebih berperan sebagai bek tengah, sementara Quansah dan Spence yang biasanya menjadi pelapis di sisi sayap.

Menariknya, Trent Alexander-Arnold dari Real Madrid tidak dipilih dalam skuad. Ia hanya bermain sekali di bawah Tuchel karena cedera dan tidak masuk dalam pemusatan latihan menjelang Piala Dunia 2026. Keputusan ini menuai pertanyaan dari beberapa pihak mengenai keseimbangan pemilihan pemain.

Perkembangan Cedera dan Komentar Tuchel

Thomas Tuchel memberikan kabar terbaru mengenai kondisi Quansah dan James. “Mereka semakin dekat untuk pulih. Dari sifat cedera, Jarell sedikit lebih maju dibanding Reece. Namun persaingan untuk masuk skuad pertandingan kali ini sangat ketat, jadi kami harus memastikan mereka tersedia untuk laga-laga berikutnya. Fokus utama adalah membuat mereka siap secepatnya,” ujar Tuchel dalam konferensi pers.

Sebelumnya, Tuchel sempat menyatakan James mungkin bisa bermain melawan DR Congo, tetapi pemeriksaan terakhir memastikan ia belum cukup fit. Cedera hamstring yang diderita James memang cukup serius hingga membuatnya absen sejak pertandingan kedua fase grup.

Strategi Tuchel: Fokus pada Solusi Bukan Masalah

Menghadapi kekurangan pemain, Tuchel menegaskan pendekatannya. “Pertama-tama, saya percaya kepada para pemain. Tidak ada gunanya terlalu lama kesal dan hanya berfokus pada masalah. Kami harus mencari solusi karena ini adalah olahraga tim. Kami ingin Reece dan Jarell bersama kami, tetapi mereka cedera. Pemain lain akan maju dan kami akan menyelesaikan pertandingan besok sebagai sebuah tim, apa pun yang terjadi.”

Pernyataan ini menunjukkan keyakinan Tuchel terhadap kedalaman skuad yang ada. Baginya, momen seperti inilah yang justru bisa membuktikan kualitas tim secara kolektif.

Kesimpulan: Ujian Nyata bagi Inggris

Cedera pemain Inggris di posisi bek kanan menjadi tantangan serius menjelang laga hidup mati melawan DR Congo. Namun, dengan opsi seperti Djed Spence dan Ezri Konsa, serta mentalitas yang dikedepankan Tuchel, Inggris tetap punya peluang untuk melaju ke babak berikutnya. Pertandingan ini akan menjadi ujian sejati bagi kedalaman skuad dan kemampuan adaptasi taktik The Three Lions.